Posted by: urise | November 11, 2008

tentang majalah Jawa

Sebenarnya ini cerita terusan dari kakek saya dari pihak ibu yang masih keturunan keluarga Keraton Ngayogyakarta.
Ceritanya begini….karena saking sukanya beliau dengan bahasa dan budaya Jawa…coba tebak apa yang rutin dimilikinya…
Yap benar…majalah berbahasa Jawa.
Enggak cuman satu beliau langganan, dua sekaligus bo’. Majalah bahasa Jawa tersebut atau dalam bahasa Jawa sendiri disebut KALAWARTI yang dipunyainya adalah Panjebar Semangat (atau Panyebar Semangat jika memakai ejaan sekarang) dan Jayabaya (nah nama ini jelas memakai nama leluhurku sang Prabu Jayabaya).
Tau enggak sejak kapan beliau langganan majalah tersebut.


Kalo Panjebar Semangat jelas sejak tahun 60an sampai sekarang. Nah majalah ini sendiri lahir pada tahun 1908. Wow tua banget dong. Kayaknya majalah ini merupakan salah satu majalah tertua di Indonesia deh.
Dan tau enggak siapa pendirinya?
Pendirinya adalah pelopor kebangkitan nasional di Indonesia sekaligus pendiri perhimpunan Budi Utomo di Surabaya  yaitu dr. Sutomo
Hebat banget kan ne majalah bisa bertahan sampai sekarang. Nah ternyata majalah ini menjadi pelopor terbitnya majalah Jawa lainnya dan salah satunya adalah Jayabaya yang mulai terbit sekitar tahun 1945 pas kemerdekaan Indonesia sudah diraih oleh bangsa kita. Nah kalo majalah Jayabaya ini baru langganan beberapa tahun yang lalu.
Hmmm…terus kenapa kakek ku suka banget sama kedua majalah tersebut.
Yang pertama jelas karena bahasa Jawanya.
Kedua, karena tiap minggu majalah tersebut tidak lepas dari berita apapun tentang Keraton Ngayogyakarta maupun kesultanannya yang terdiri dari tradisi Jawa tapi islami.
Yang ketiga, kedua majalah tersebut tidak lepas dari cerita wayang dengan para tokoh-tokohnya yang terkenal seperti Pandhawa, Punakawan, dll. Selain itu juga cerita-cerita rakyat yang ‘nJawani’ di tiap minggu majalah tersebut terbit.
Dan tidak lupa karena adanya rubrik membaca berita atau cerita aktual di Indonesia maupun di luar negeri dengan Aksara Jawa .
Sedangkan yang pasti dia lakukan adalah ngisi TTS bahasa Jawa yang aku sendiri tidak bisa tapi kakekku pasti bisa ngerjain 100% tanpa bantuan siapapun.
Pernah kebayang enggak ternyata majalah yang dibeli kakekku itu sudah sampai ke luar negeri mulai dari Singapura, Malaysia, Cina, Thailand, Suriname yang notabene banyak orang Jawanya, dan Eropa lho… beda dengan majalah pasaran yang hanya ada di Indonesia saja
Pasti penasaran ya dengan majalahnya???datang aja ke Jawa Timur pasti banyak toko buku yang menjualnya atau kalo mau aku punya buuuuuuuuaaaaaanyak banget tuh di rumah.

atau mau font aksara Jawa….ntar ku kasih deh di blogku selanjutnya. Aku dah punya kok!Kalo yang berminat kasih komen dulu dong ntar kukirim via email oke!


Responses

  1. Wah jayabayaya? Udh lma g lht sjk tgl dkaltim, dulu mbahq langganan ama majalah ntu bhkn fotoq pas msh kecil pernah dimuat dsmpulx pas th 93an, ingat jayabaya jd ingt kehdupan n suasana pas djawa. Kpnya q bs plg kejawa:-(


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: